Oleh : Siti Solehati
Sabtu, (25/7/20) Himaki FMIPA Unila menyelenggarakan kegiatan Seminar Beasiswa. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja Himaki dibawah naungan bidang SPIK yang ditujukan untuk seluruh mahasiswa/i se-Provonsi Lampung guna meningkatkan pengetahuan mengenai beasiswa.
“Kebanyakan orang hanya tahu jenis-jenis beasiswa tanpa ada rasa atau keinginan untuk tahu bagaimana cara menggapai beasiswa yang ada,” ucap Indra Prasetya selaku Ketua Umum Himaki FMIPA Unila 2020.
Kegiatan ini mendapat antusias yang luar biasa dari mahasiswa/i berbagai kampus di Lampung khususnya Unila.
“Kesempatan beasiswa bukan hanya untuk mahasiswa dengan IPK tinggi, tetapi untuk siapa saja yang mau berjuang dan mampu memenuhi syarat-syarat beasiswa”, tambah Ibu Hapin Afriyani, M.Si. selaku Dosen Pembina Himaki FMIPA Unila 2020.
Seminar Beasiswa dengan tema “Grab Your Dreams and Get Your Future with a Scholarship” ini dilaksanakan secara online melalui aplikasi Zoom dan Skype, serta Youtube Live. Meski dilakukan secara online, hal ini tidak mengurangi rasa ingin tahu dan semangat yang tinggi dari para peserta.
Pemateri pertama, Gustin Ningwati, peraih Beasiswa Unggulan selama 3 tahun berturut-turut, memaparkan dengan jelas mengenai beasiswa unggulan hingga point penting yang wajib kita ketahui tentang beasiswa tersebut. Hal ini tentu saja menjadi sorotan bagi kita semua. Beliau juga memberikan contoh esai dan proposal rencana study miliknya yang menjadi syarat penting pendaftar sebagai referensi.
Berlin Adi Pranedya memaparkan mengenai Beasiswa Fulbright, dimana beasiswa ini memiliki proses seleksi yang ketat karena hanya beberapa orang saja yang terpilih dari seluruh Indonesia dan nantinya akan menjalankan program beasiswa di Amerika Serikat.
Kak Berlin selaku pemateri kedua, merupakan salah satu awardee Fulbright untuk program nirgelar (pelatihan profesional tanpa gelar) di salah satu Universitas Amerika Serikat, Indiana Bloomington University.
“Walaupun tidak mendapatkan gelar pada saat program ini tetapi kita tetap dapat membangun kapasitas dan jaringan internasional”, ucapnya.
Pengalaman dalam komunitas, fasilitas, budaya, dan lain-lain tentunya dapat mengembangkan perspektif yang baru, serta melatih kita untuk dapat melihat suatu masalah dengan sudut pandang yang berbeda.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan memotivasi peserta untuk meriah mimpinya dengan mendapat beasiswa, karena tentunya masih banyak kesempatan untuk meraihnya selagi kita mau mencoba.
“Telusuri semua informasi yang ingin dicapai. Karena keinginan saja tidak cukup, mulai lah dengan langkah-langkah kecil yang bisa dilakukan dari sekarang.”
Berlin Adi Pranedya